Pendidikan Dasar berarti membangun otot-otot dasar kehidupan, bukan sekadar terampil menjawab soal-soal ujian, apalagi memburu angka-angka.

Sunday, 17 April 2016

Kegelisahan tak Bertepi

Tekun belajar, giat bekerja, produktif beramal, jujur berbisnis, berhati-hati memikul amanah, istiqamah dalam berpolitik, dan banyak hal lain yang serupa itu, adalah ukuran seberapa sungguh-sungguh seseorang beragama. Namun, ukuran itu hanya untuk mengukur diri sendiri, bukan untuk mengukur orang lain.
Bersungguh-sungguh dalam beragama berarti kegelisahan tak bertepi akan seberapa banyak pedoman-pedomannnya membantu diri sendiri mencapai kualitas-kualitas itu.Semakin sedikit berarti semakin ingkar. Semakin sedikit dampak ritual agama pada kualitas-kualitas itu berarti semakin sedikit manfaat diri, semakin berkurang kegelisahan, yang berarti semakin rendah nilai beragamanya.
Agama bukan jalan pintas, melainkan jalan panjang yang penuh tantangan sampai akhir hayat.
Ada kegelisahan tak bertepi, dan hanya pertolongan-Nya yang menentramkan hati. Bukan hasil, bukan prestasi, bukan ilmu, bukan karya, bukan harta, bukan kedudukan, bukan jabatan yang menentramkan hati, karena semua itu hanyalah bagian dari jalan yang panjang menuju cita-cita pamungkas di titik kematian.
Kegelisahan menggerakkan akal budi, jiwa dan raga untuk memungut setiap kesempatan memperbaiki diri dan berbuat kebaikan. Kegelisahan menghidupkan kewaspadaan atas waktu dan kekurangan diri. Kegelisahan membuat mata hati terus terjaga dari ancaman dan perangkap rasa berpuas diri.
Rasa berpuas diri itu begitu dekat dengan nafsu jalan pintas. Rasa berpuas diri menghadang ikhtiar jalan panjang yang seharusnya, yang berarti membuat seseorang sedang berhenti beragama.
Share:

CARI ARTIKEL

Powered by Blogger.

Definition List

Contact

Pages